PKM Gereja KIBAID Jemaat Salubarani

October 8, 2008

Filed under: Lentera Hidup

Pernikahan adalah Sekolah Cinta

 

Bertahun-tahun yang lalu, saya berdoa kepada Tuhan untuk memberikan saya pasangan, "Engkau tidak memiliki
pasangan karena engkau tidak memintanya", Tuhan menjawab.

Tidak hanya saya meminta kepada Tuhan, seraya menjelaskan kriteria pasangan yang saya inginkan. Saya menginginkan pasangan yang baik hati, lembut, mudah mengampuni, hangat, jujur, penuh dengan damai dan suka cita, murah hati, penuh pengertian, pintar, humoris, penuh perhatian. Saya bahkan memberikan kriteria pasangan tersebut secara fisik, yang selama ini saya impikan.

Sejalan dengan berlalunya waktu, saya menambahkan daftar kriteria yang saya inginkan dalam pasangan saya. Suatu malam, dalam doa, Tuhan berkata dalam hati saya, "Hambaku, Aku tidak dapat memberikan apa yang engkau inginkan."

Saya bertanya, "Mengapa Tuhan?” Dan Ia menjawab, "Karena AKU adalah Tuhan, dan AKU adalah Kebenaran, dan segala yang AKU lakukan adalah benar."

Aku bertanya lagi, "Tuhan, aku tidak mengerti mengapa aku tidak dapat memperoleh apa yang aku pinta dari-Mu?"

Jawab Tuhan, "Aku akan menjelaskan kepadamu. Adalah suatu ketidakadilan dan ketidakbenaran bagi-Ku untuk memenuhi keinginanmu, karena AKU tidak dapat memberikan sesuatu yang bukan seperti engkau. Tidaklah adil bagi-Ku untuk memberikan seseorang yang penuh dengan cinta dan kasih kepadamu, jika terkadang engkau masih kasar; atau memberikan seseorang yang pemurah tetapi engkau masih kejam; atau seseorang yang mudah mengampuni, tetapi engkau sendiri masih suka menyimpan dendam; seseorang yang sensitif, namun engkau sendiri tidak…."

Kemudian Ia berkata kepada saya, "Adalah lebih baik jika AKU memberikan kepadamu seseorang yang AKU tahu dapat menumbuhkan segala kualitas yang engkau cari selama ini daripada membuat engkau membuang waktu mencari seseorang yang sudah mempunyai semua itu.

Pasanganmu akan berasal dari tulangmu & dagingmu, dan engkau akan melihat sendiri dirimu sendiri di dalam dirinya. Dan kalian berdua akan menjadi satu. Pernikahan adalah seperti sekolah, suatu pendidikan jangka panjang. Pernikahan adalah tempat dimana engkau dan pasanganmu akan saling menyesuaikan diri dan tidak hanya bertujuan untuk menyenangkan hati satu sama lain, tetapi untuk menjadikan kalian manusia yang lebih baik, dan membuat suatu kerja sama yang solid. Aku tidak memberikan pasangan yang sempurna, karena engkau tidak sempurna. Aku memberikanmu seseorang yang dapat bertumbuh bersamamu."

Ini untuk: yang baru saja menikah, yang sudah menikah, yang akan menikah, dan yang sedang mencari, khususnya yang sedang mencari.

JIKA….

Jika kamu memancing ikan… Setelah ikan itu terikat di mata kail, hendaklah kamu mengambil ikan itu… Janganlah sesekali kamu melepaskan ia semula ke dalam air begitu saja…

Karena ia akan sakit oleh karena bisanya ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan menderita selagi ia masih hidup.

Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang… Setelah ia mulai menyayangimu, hendaklah kamu menjaga hatinya… Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja… Karena ia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya selagi dia mengingat…

Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu mengharap pada takungannya dan janganlah menganggap ia begitu teguh… cukuplah sekedar keperluanmu. Apabila sekali ia retak tentu sukar untuk menambalnya semula. Akhirnya ia dibuang… Sedangkan jika kamu coba memperbaikinya mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi.

Begitu juga kamu memiliki seseorang, terimalah seadanya. Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa. Anggaplah ia manusia biasa. Apabila sekali ia melakukan kesilapan bukan mudah bagi kamu untuk menerimanya. Akhirnya kamu kecewa dan meninggalkannya. Sedangkan jika kamu memaafkannya boleh jadi hubungan kamu akan terus hingga ke akhirnya.

Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi yang pasti untuk dirimu. Mengenyangkan. Berkhasiat. Mengapa kamu berlengah, coba mencari makanan yang lain…. Terlalu ingin mengejar kelezatan. Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh memakannya, kamu akan menyesal.

Begitu juga jka kamu telah bertemu dengan seorang insan yang membawa kebaikan kepada dirimu. Menyayangimu. Mengasihimu. Mengapa kamu berlengah, mencoba membandingkannya dengan yang lain. Terlalu mengejar kesempurnaan. Kelak, kamu akan kehilangannya; apabila dia menjadi milik orang lain, kamu juga akan menyesal…

www.sungaibaru.com 

Seseorang Yang Mencintai Kamu

Filed under: Lentera Hidup

Seseorang yang mencintai kamu

 

Seseorang yang mencintai kamu, tidak bisa memberikan alasan mengapa ia mencintaimu. Dia hanya tau, di mata dia, kamulah satu satunya.

Seseorang yang mencintai kamu, sebenarnya selalu membuatmu marah / gila.
Tp ia tidak pernah tau hal bodoh apa yang sudah ia lakukan, karna semua yang ia lakukan adalah untuk kebaikanmu.

Seseorang yang mencintai kamu, jarang memujimu.
Tetapi di dalam hatinya kamu adalah yang terbaik, hanya ia yang tau.

Seseorang yang mencintai kamu, akan mencaci maki atau mengeluh jika kamu tidak membalas pesannya, karna ia peduli.

Seseorang yang mencintai kamu, hanya menjatuhkan air matanya di hadapanmu.
Ketika kamu mencoba untuk menghapus air matanya, kamu telah menyentuh hatinya, dimana hatinya selalu berdegup / berdenyut / bergetar untuk kamu.

Seseorang yang mencintai kamu, akan mengingat setiap kata yang kamu ucapkan, bahkan yang tidak sengaja dan ia akan selalu menggunakan kata - kata itu tepat waktunya.

Seseorang yang mencintai kamu, tidak akan memberikan janji apapun dengan mudah, karna ia tidak mau mengingkari janjinya.
Ia ingin kamu untuk mempercayainya dan ia ingin memberikan hidup yang paling bahagia dan aman selama lamanya.

Seseorang yang mencintai kamu, selalu memberitahumu untuk tidak berpikir terlalu banyak, karna ia sudah merencanakan semuanya untukmu.
Ia ingin memberikan kehidupan yang terbaik di masa mendatang. Ia ingin memberikanmu suatu kejutan, percayalah dia dapat melakukannya.

Seseorang yang mencintai kamu, mungkin tidak bisa mengingat kejadian / kesempatan istimewa, seperti perayaan hari jadi.
Tetapi ia tau bahwa setiap detik yang ia lalui, ia mencintai kamu, tidak peduli hari apakah hari ini.

Seseorang yang mencintai kamu, tidak mau berkata Aku mencintaimu dengan mudah, karna segalanya yang ia lakukan untuk kamu adalah untuk menunjukkan bahwa ia siap mencintaimu.
Tetapi hanya ia yang akan mengatakan kata I Love You pada situasi yang spesial, karna ia tidak mau kamu salah mengerti, dia mau kamu mengetahui bahwa ia mencintai dirimu.

Seseorang yang benar - benar mencintai kamu, akan merasa bahwa sesuatu harus dikatakan sekali saja krn ia berpikir bahwa kamu telah mengerti dirinya.
Jika berkata terlalu banyak, ia akan merasa bahwa tidak ada yang akan membuatnya bahagia / tersenyum.

Seseorang yang mencintai kamu, akan pergi ke airport untuk menjemput kamu, dia tidak akan membawa seikat mawar dan memanggilmu sayang seperti yang kamu harapkan.
Tetapi, iaakan membawakan kopermu dan menanyakan: “Mengapa kamu menjadi lebih kurus dalam waktu 2 hari?” dengan hatinya yang tulus.

Seseorang yang mencintai kamu, tidak tahu apakah ia harus menelponmu ketika kamu marah, tetapi ia akan mengirimkan pesan setelah beberapa jam.
Jika kamu menanyakan: mengapa ia telat menelepon, ia akan berkata: Ketika kamu marah penjelasan dari dirinya semua hanyalah sampah.
Tetapi, ketika kamu sudah tenang, penjelasannya baru akan benar - benar bekerja / manjur / berguna.

Seseorang yang mencintaimu, selalu memanggil kamu dengan sebutan gadis kecil.
Tetapi sewaktu ia menginginkan untuk membuat keputusan besar, dialah org pertama yang ingin mendengar saran dari kamu.

Seseorang yang mencintaimu, tidak suka akan boneka kecil seperti : beruang teddy.
Tapi ia akan selalu meletakkan boneka yang kamu hadiahkan di atas tempat tidurnya.

Seseorang yang mencintaimu, saat bertengkar, dia akan meminta maaf dengan tak terkontrol (secara terus menerus) meskipun kamu yang bersalah dan nantinya ia akan mengirimkan pesan kepadamu : “Sayang, sebenarnya itu adalah kesalahan kamu dan kamu sendiri sudah mengetahuinya”.

Seseorang yang mencintaimu, ketika merindukanmu, ia ingin membelikanmu seikat mawar dan menunggu dengan bodohnya di bawah apartemenmu.
Tapi ia tidak pernah tau, apa yang ia beli adalah bunga aster.
Tapi itu tidak menjadi masalah, karna dalam hatinya itu ialah bunga mawar.

Seseorang yang mencintaimu, jarang mengatakan kata - kata manis.
Tetapi kamu tau, kecupannya sudah menyalurkan semua hasratnya kepadamu.

Dikutip dari www.sungaibaru.com 

MISTERI DIBALIK PENEMUAN MAKAM KELUARGA YESUS

Filed under: Forum Teologi
MISTERI DIBALIK PENEMUAN MAKAM KELUARGA YESUS
Kurang lebih tiga tahun terakhir, kekristenan diperhadapkan pada berbagai tulisan dan temuan yang menyerang dasar-dasar iman kristen. Mungkin masih segar dalam ingatan kita bagaimana Dan Brown memanfaatkan dan meramu data-data sejarah menjadi sebuah cerita fiktif, The Da Vinci Code, yang mengisahkan sebuah kelompok yang berusaha menjaga dan melindungi keturunan Yesus. Tidak lama berselang, Kekristenan kembali dikejutkan dengan penemuan Injil Yudas. Injil yang diyakini berasal dari masa-masa awal kekristenan ini mengisahkan Yudas sebagai sosok pahlawan di balik penyaliban dan kematian Yesus. Ia dianggap berjasa membebaskan jiwa Yesus dari penjara tubuh-Nya yang fana.

Belum lama ini, kekristenan kembali lagi dikejutkan melalui publikasi yang memuat tiga temuan arkeologis dari Abad I M (telah diuji dengan C-14, untuk mengetahui umurnya) di wilayah sekitar Yerusalem, yaitu:

  • Makam Talpiot. Makam ini ditemukan pada tahun 1980 dan memuat 10 ossuarium (kota-kotak dari batu dan bisanya berukuran 51 cm x 26 cm x 31 cm di mana orang Yahudi menyimpan tulang-belulang keluarga mereka yang telah meninggal) namun salah satu dari ossuarium tersebut dinyatakan telah hilang. Menariknya, pada ossuarium-ossuarium ini tertera inskripsi dalam bahasa Aram (bahasa yang umum dipakai pada zaman Yesus) berupa nama-nama yang tidak asing lagi bagi telinga kita yaitu: Yusuf, Maria, Yesus anak Yususf,  Maria Magdalena, Yudas anak Yesus, Matius.    
  • Makam Kain Kafan. Dalam makan yang ditemukan pada tahun 2000 ini ditemukan sesosok jenazah yang masih terbungkus kain kafan dan pecahan-pacahan ossurium. Restorasi yang dilakukan para ahli menghasilkan ossuarium utuh di mana tertera nama Maria dan Salome.
  • Ossuarium Yakobus. Ossuarium  ini dimiliki Odded Golan, kolektor benda-benda purba, dan dipublikasikan pada tahun 2002. Pada ossuarium ini tertera inskripisi “Yakob anak Yusuf saudara Yesus. Hal ini meguatkan dugaan para ahli bahwa ossuarium ini berasal dari salah satu makam di atas namun mereka tidak dapat memastikan karena IAA, badan kepurbakalaan Israel, tidak mengizinkan adanya uji DNA terhadap ossuarium ini.      

Para arkeolog, khususnya James D. Tabor, mengkorelisikan ketiga temuan di atas dan membuat hipotesis yang sangat mengejutkan. Dengan memanfaatkan Alkitab dan dokumen-dokumen kuno lainnya dia membuat suatu rekonstruksi di mana gerakan Yesus dipahami sebagai gerakan politik dari sebuah keluarga yang memimpikan suatu pemerintahan sama seperti pada masa kerajaan Daud. Selanjutnya, ia mengatakan bahwa setelah Yesus disalib, gerakannya diambil alih oleh Yakobus, adik-Nya namun sangat ironis karena yang dominan dalam teks Perjanjian Baru justru Paulus dan Petrus. Hipotesis-hipotesis Tabor juga secara tidak langsung membawanya pada penolakan kebangkitan Yesus secara ragawi atau dengan mengatakan bahwa ossuarium Yakobus berasal dari makam Talpiot maka secara tidak langsung ia juga menerima bahwa Yesus menikah dengan Maria Magdalena dan memiliki anak yang bernama Yudas.


Jika dibandingkan dengan The Da Vinci Code dan Injil Yudas, hipotesis Tabor yang dituangkan dalam buku Dinasti Yesus menimbulkan polemik yang meluas bukan hanya di kalangan awan tetapi juga di kalangan Teolog. Para Teolog sependapat bahwa The da Vinci Code hanyalah novel biasa sedangkan Injil Yudas dianggap bukanlah masalah karena injil ini adalah karangan kaum Gnostik yang sejak awal dianggap sebagai bidat dalam kekristenan. Namun, hipotesa Tabor berangkat dari Alkitab dan dikorelasikan dengan sangat logis dengan data-data dari penggalian arkeologis sehingga tidak mengherankan apabila timbul pro dan kontra khususnya dalam hal kebangkitan Yesus.


Benarkah Yesus bangkit? Inilah pertanyaan utama yang muncul sehubungan dengan penemuan makam yang diduga sebagai makam keluarga Yesus. Jawaban atas pertanyaan inipun beraneka ragam, misalnya:

  • Jika Yesus tidak bangkit maka sia-sialah iman kita. Pandangan ini muncul dari orang-orang yang terus mempertahankan ortodoksi Alkitab sekaligus meyakini kebangkitan Yesus secara ragawi dengan utuh. Namun di tengah dunia yang sangat menekankan data dan fakta secara empiris, pemaknaan kebangkitan seperti ini dianggap kurang memadai. Hal ini bukanlah untuk mengabaikan kesaksian Alkitab melainkan untuk menjaga eksistensi Alkitab dari serangan sekularisme. jika kekristenan ingin tetap eksist pandangan-pandangan seperti ini harus dipahami dalam konteksnya sehingga dapat diberi penjelasan yang logis.
  • Kebangkitan harus dilihat sebagai suatu metafora. Pandangan ini muncul dari orang-orang yang mengandaikan temuan ini sebagai suatu kebenaran dan dengan demikian kebangkitan harus dipahami dengan cara yang lain yaitu, metafora. Dalam hal ini kebangkitan Yesus harus dipahami sebagai kebangkitan rohani. Meskipun demikian, untuk memahami kebagkitan metafora secara utuh, aspek sosial, politis dan kultural di mana bahasa metafora hadir hadir dikedepankan. Jadi, kebangkitan Yesus secara metafora harus dilihat dalam konteks sosial, budaya, dan politik yang dihadapi para murid-Nya setelah Yesus bangkit.

Kedua pandangan di atas tidaklah menolak kebangkitan Yesus melainkan bagaimana memahami kebangkitan Yesus. Memahami kebangkitan Yesus dalam alam pemikiran dan dunia di mana kita berada maka kita akan kebingungan memahami Yesus yang bisa muncul dalam ruang yang tertutup rapat dan Yesus yang makan bersama para murid ketika dia sudah bangkit. Dalam hal ini kebangkitan rohani dan ragawi tidak bisa diabaikan. Keduanya adalah bagian dari kebangkitan namun tidak boleh kita batasi dalam ruang dan waktu. Yesus bangkit secara utuh dengan eksistensi yang baru yang tidak terikat ruang dan waktu sehingga kebangkitan tidak lagi historis melainkan trans-historis.


DIkutip dari www.kalatambing.multiply.com 
Sumber :
Dynasty Of Jesus, James D Tabor. Gramedia Jakarta 2007
Bahasa Keagamaan Sebagai Bahasa Metamorfosa  Ioanes Rakhmat M.Th, STT Jakarta 2007

Lima Kriteria Jodoh Pilihan Tuhan

Filed under: Forum Teologi

Lima Kriteria Jodoh Pilihan Tuhan

 

Rasanya janggal kalau sebagai orang kristen kita masih mempertanyakan bagaimana menentukan bahwa jodoh itu adalah pilihan hati atau pilihan Tuhan. Apa memang ada yang seperti itu? Bukti pertanyaan diatas memang ada, diketahui dari banyaknya perkawinan yang kandas di tengah jalan, terjadinya ketidakharmonisan, atau perceraian. Kenyataan-kenyataan seperti ini yang seringkali kita pakai untuk mencetuskan pertanyaan di atas. Yang bertengkar terus menerus dan bercerai merupakan pasangan yang bukan merupakan pilihan Tuhan. Sedangkan yang harmonis dan bahagia hidupnya adalah mereka yang memang telah disatukan oleh Tuhan.

Yang jelek pasti bukan dari Tuhan dan yang baik pastilah jodoh yang dikehendaki-Nya. Kita sendiri tidak punya resep bagaimana caranya menentukan antara jodoh pilihan hati atau pilihan Tuhan. Namun yang bisa kita lakukan dengan mencermati kriteria-kriteria yang baik untk membentuk sebuah keluarga. Ada kriteria yang bisa kita pakai sebagai dasar untuk mengetahui siapa jodoh kita.

1. Anda berdua harus memiliki minat yang banyak

Dalam usaha mencari pasangan hidup, carilah orang yang telah hidup dalam kehidupan yang menarik, seorang yang mempunyai banyak saluran dan yang telah banyak terlibat dalam kegiatan-kegiatan. Anda tidak perlu mempunyai yang disukai dan tak disukai yang sama kalau Anda berdua adalah orang yang mudah menyesuaikan diri, tetapi lebih disukai adalah orang yang secara jelas bisa mendemonstrasikan bahwa dia memiliki energi, imaginasi, dan konfiden.

Dengan berkata demikian, maka kita mengenali bahwa “batu kebosanan akan bisa menenggelamkan bahtera perkawinan”. Dalam usaha mencari jodoh, tambahkan kekuatan kepada kekuatan, bukan kelemahan kepada kekuatan. Dengan kata lain, Anda akan berusaha menambahkan kekuatan Anda kepada kekuatannya. Bukan kekuatanmu kepada kelemahannya.

Formula ini berlaku juga bagi setiap orang yang memikirkan jenjang relasi perkawinan.

Dengan demikian merupakan hal yang sangat penting bahwa Anda sendiri mengalami kehidupan yang sangat menarik sebelum Anda menikah, sesuatu yang dipenuhi dengan suatu variasi keprihatinan dan ketrampilan. Tujuan perkawinan memang membuka pandangan pengalaman baru yang luas, persahabatan baru dan kesuka-citaan baru. Perkawinan tidak dirancang untuk memperbesar beban-beban dan rintangan-rintangan baru. Seorang yang menikah hanya sekedar menghilangkan kejenuhan mengalami kesulitan bercumbu.

Kalau seorang tidak mempunyai baik semacam ketrampilan, maupun minat yang besar, dia akan bisa memberikan sumbangan yang kecil saja kepada suatu kehidupan perkawinan yang diharapkan untuk berlangsung bertahun-tahun. Otot-otot yang kuat seorang lelaki dan tubuh seksi seorang perempuan masih belum cukup.

Karena apa yang akan terjadi kalau otot dan tubuh itu mulai layu dan kendor setelah usia 40 tahun?

Hidup berpasangan melibatkan berbagai rasa-perasaan, melakukan pekerjaan bersama, berbagi-rasa dalam percakapan yang mencakup banyak pokok, dan pencarian bersama minat-minat yang lebih besar.

2. Anda berdua harus mampu tertawa bersama

Bisakah calon pasangan Anda tertawa bersama dengan Anda? tertawa menyatakan sifat lentur/fleksibel yang merupakan lawan dari sifat kaku. Seorang yang memiliki sifat humor yang sungguh akan mampu untuk menyesuaikan diri dengan situasi yang terjadi. Yang di luar kendali orang untuk mengaturnya, dan banyak situasi yang demikian itu terjadi di dalam kehidupan perkawinan.

Dengan bisa tertawa bersama, anda bisa lebih siap untuk menerima keterbatasan dan kekurangan satu sama lain dan bisa membangun kenikmatan mutualistis yang menjadikan kehidupan memuaskan dan sekaligus bermakna. Tanpa tawa perkawinan itu membosankan dan monoton. Perlu diingat bahwa tertawa itu mutualistis. Kalau Anda menjadi cemburu dan defensif ketika dia bercerita tentang gadis cantik atau pria ganteng, Anda bermasalah.

Barangkali percintaan itu seharusnya dimulai dengan tertawa seperti yang berlaku pada banyak orang, daripada ketertarikan fisikal kekaguman, atau kesepian. Kemampuan untuk bisa tertawa menyatakan toleransi. Ada para ahli mengatakan bahwa “ada kekejaman di semua humor”.

Kalau hal itu benar, bagaimana percintaan itu memancar melalui tawa? Rata-rata pada awal relasi antara seorang gadis dengan seorang pemuda, seorang perempuan dengan laki-laki, sendiri atau kelompok. Ada masa kesedihan, kesendirian itu sedih, malu itu sedih, rasa tidak nyaman itu pun sedih, khawatir juga sedih.

3. Anda berdua harus memiliki perasaan secara fisik yang kuat

Tidak usah berpretensi, sebagai orang kristen sekalipun seorang mau memilih jodohnya, dia tidak bisa tanpa aspek ketertarikan kepada fisik. Adakah rasa ketertarikan yang kuat secara fisik satu sama lain? Biasanya seorang gadis lebih lambat daripada seorang pemuda yang secara spontan akan muncul keinginan seksualnya.

Disinilah letak kerawanan dalam kencan dengan teman laki-laki. Jikalau seorang lelaki mengencani seorang gadis sudah tiga kali dan si gadis sudah bisa menerimanya, dan ternyata si lelaki tidak juga menunjukkan tanda-tanda ketertarikannya secara fisik, lebih baik cari yang lain.

Tanda-tanda ketertarikan itu bisa berupa lirikan yang disertai senyuman khas atau memegang tangan sebagai suatu lamaran.

Jikalau anda suka kepadanya maka sebaiknya menanggapi dengan cara tersenyum balik; kalau si lelaki meremas tangan anda dengan kuat, balaslah secara lemah-lembut, kalau sampai meraba secara kuat, tolaklah dengan cara halus; kalau dia mulai mencium anda…ya…memang harus hati-hati (Kej 24:12,16,18).

Jikalau dia mendesak untuk mengadakan hubungan seksual, perkawinan bukanlah tujuannya. Jangan membiarkan perasaan fisikal anda menjadi demikian kuat sehingga anda tidak mampu melihat “daerah-daerah berbahaya”. Lebih dari semuanya itu, jangan menikah karena hal seksual saja.

4.Anda berdua harus setuju dengan sasaran kehidupan

Inilah pokok yang sangat vital. Tidak terlalu penting memang apakah seorang pemuda itu mempunyai uang atau tidak, tapi pertanyaannya adalah apakah dia seorang yang memiliki minat bekerja atau tidak? Apakah dia seorang yang mempunyai tanggung-jawab tentang hidup ini atau tidak? Jikalau calon anda adalah seorang pemuda dari keluarga kaya, dan berpangkat, dengarkan kepada apa yang dikatakan olehnya tentang sasaran hidup yang ingin dicapainya. (Kej 24:10).

Kemajuan jaman memaksa manusia untuk berpacu satu sama lain. Sehingga sudah terlalu banyak perkawinan yang kandas, disebabkan oleh suami yang rendah ambisinya untuk maju.

5.Anda harus setuju tentang Agama

Banyak permasalahan dalam pacaran yang isu pokoknya adalah perbedaan agama. Sangat menarik untuk disimak bahwa sejak Abraham mau mencari menantu, masalah yang paling dipikirkan oleh Abraham adalah bahwa anaknya Ishak, harus menikah dengan seorang gadis yang beragama bahkan bersuku sama. Kalau mau mencari jodoh yang dikehendaki oleh Tuhan, yang terutama perlu diperhatikan adalah bahwa dia adalah seagama dengan anda.

Jangan sampai masa pacaran itu sudah sedemikian mendalam baru dibicarakan tentang keagamaan anda. Agama harus dibicarakan cukup dini, sehingga kalau harus berpisah luka batin yang dialami tidak harus merusak seluruh kehidupan anda (Kej 24:3-4).

Dikutip dari www.sungaibaru.com 






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Naoko M